About Faztrack · Founder Profile

Muhammad
Ismal Zeva

Founder & Program Director

Menemukan gap sebelum menentukan solusi.

Berbekal cara berpikir sistem dari Fisika ITB dan pengalaman lebih dari 15 tahun membangun program, bisnis, dan teknologi, Ismal membantu perusahaan memahami mengapa strategi, standar, dan program yang baik belum selalu berubah menjadi pelaksanaan yang konsisten.

Muhammad Ismal Zeva, Founder Faztrack Consulting

Founder Story

Berawal dari rasa ingin tahu tentang cara sebuah sistem bekerja.

Ismal menyelesaikan pendidikan Fisika di Institut Teknologi Bandung dengan bidang keahlian Elektronika dan Instrumentasi. Di sana ia terbiasa melihat sebuah persoalan sebagai sistem: ada kondisi yang ingin dicapai, ada input, proses, hubungan antarbagian, output, serta mekanisme feedback.

Ketika sebuah rangkaian, instrumen, atau program tidak menghasilkan output seperti yang dirancang, pemeriksaannya tidak dimulai dengan mengganti semua komponen. Alurnya ditelusuri lebih dahulu untuk menemukan bagian yang menyimpang.

“Cara berpikir yang sama saya bawa ketika melihat persoalan di dalam perusahaan.”

Strategi mungkin sudah disusun. SOP sudah tersedia. Training telah diberikan. Teknologi pun sudah digunakan. Namun hasilnya belum tentu sesuai harapan. Pada kondisi seperti itu, pertanyaan pertamanya bukan siapa yang salah, melainkan di bagian mana terjadi gap antara apa yang seharusnya berjalan dan apa yang benar-benar terjadi?

Execution as a System

Masalah klien tidak dilihat sebagai kejadian yang berdiri sendiri.

Faztrack membandingkan kondisi yang diharapkan dengan realitas pelaksanaan, lalu menelusuri penyebabnya melalui manusia, proses, koordinasi, leadership, data, dan teknologi.

What Should Happen

  • Strategi dan keputusan manajemen
  • Target dan prioritas
  • SOP dan standar kerja
  • Nilai perusahaan
  • Program dan teknologi
Execution Gap

What Actually Happens

  • Perilaku kerja sehari-hari
  • Koordinasi antarunit
  • Keputusan di lapangan
  • Penggunaan sistem
  • Hasil yang dirasakan pelanggan
Direction → Translation → Execution → Result → Feedback

How He Works With Clients

Tidak datang membawa jawaban sebelum memahami persoalannya.

Training, SOP, teknologi, automation, atau AI mungkin menjadi bagian dari solusi. Namun semuanya baru dipilih setelah masalah dan konteks operasionalnya dipahami.

01

Melihat realitas

Mendengarkan manajemen, mengamati pekerjaan, memeriksa alur, dan memahami apa yang benar-benar dialami orang di lapangan.

02

Menemukan gap

Membandingkan expected execution dengan actual execution, lalu memisahkan gejala dari sumber masalahnya.

03

Merancang intervensi

Menyusun solusi sesuai konteks: proses, capability, leadership, tools, teknologi, atau kombinasi beberapa intervensi.

04

Menutup feedback loop

Mengukur perubahan perilaku, proses, adopsi, dan hasil—kemudian memperbaiki intervensi berdasarkan bukti.

Founder & Operator

Bukan hanya melihat bisnis dari ruang training.

Selain memimpin Faztrack, Ismal terlibat membangun dan mengembangkan berbagai usaha di bidang pemasaran, e-commerce, pendidikan, teknologi layanan kesehatan, pembiayaan, dan properti.

Pengalaman sebagai founder dan operator membuatnya memahami bahwa implementasi tidak berlangsung di ruang yang steril. Setiap keputusan bertemu dengan keterbatasan waktu, manusia, data, struktur, kepentingan, dan realitas pelanggan.

Karena itu, pendekatannya tidak berhenti pada rekomendasi yang baik di atas kertas. Sebuah solusi harus cukup sederhana untuk digunakan, cukup relevan untuk diterima, dan cukup terukur untuk diperbaiki.

Fisika ITB

Elektronika & Instrumentasi · Lulus 2004

15+ tahun

Memimpin program dan pengembangan Faztrack

Founder experience

Consulting, technology, e-commerce, financing, dan property

Cross-industry

Otomotif, perbankan, energi, retail, pendidikan, dan consumer business

HM SampoernaPLNHinoIsuzuBank KalbarCarrefourBank Woori SaudaraPrimagama

Founder Principle

Diagnosis sebelum intervensi.

Klien tidak selalu membutuhkan training baru, SOP baru, atau teknologi baru. Sering kali mereka perlu memahami terlebih dahulu mengapa sistem yang sudah dimiliki belum menghasilkan pelaksanaan yang diharapkan.

Faztrack Principle

“We don't start with the solution. We start by finding the gap.”

Start With the Problem

Ceritakan situasinya. Kita mulai dengan memahami gap-nya.

Tidak perlu menyiapkan briefing panjang atau menentukan jenis training terlebih dahulu. Ceritakan apa yang seharusnya terjadi dan apa yang saat ini benar-benar terjadi.

Ceritakan Masalah Eksekusi Anda